Kesaksian Para Pemilik Mesin Beras Embrio SUGAWA

Showing posts with label Bekatul. Show all posts
Showing posts with label Bekatul. Show all posts

Tuesday, July 16, 2013

Asam Fitat

Pengertian Asam Fitat

Asam fitat adalah senyawa pada kotiledon kacang-kacangan. Asam fitat mengandung sekitar 70% fosfor. Oleh karena itu, secara alami asam fitat merupakan sumber fosfor. Oleh karena senyawa tersebut sulit dicerna maka fosfor dari asam fitat tidak dapat digunakan oleh tubuh manusia. Kadar fitat dalam kacang-kacangan bervariasi, tergantung jenisnya, misalnya 0,54-1,58% pada kacang merah; 0,43% (kacang tolo); dan 1,4% (kedelai).

Asam fitat dapat mengikat unsur-unsur mineral, terutama kalsium, seng, besi, dan magnesium, serta mengurangi ketersediaannya bagi tubuh karena menjadi sangat sulit untuk dicerna. Asam fitat juga dapat bereaksi dengan protein membentuk senyawa kompleks sehingga dapat menghambat pencernaan protein oleh enzim proteolitik akibat terjadinya perubahan konformasi protein. Kompleks protein-fitat berkemampuan mengikat mineral yang lebih besar dibandingkan asam fitat bebas. Kandungan asam fitat yang tinggi (1% atau lebih) dalam makanan dapat menyebabkan defisiensi mineral, misalnya defisiensi seng (Zn) pada anak ayam, defisiensi magnesium (Mg) pada manusia, serta kekurangan kalsium (Ca) pada manusia dan hewan. Menurut beberapa peneliti, masalah gizi yang paling penting sehubungan dengan fitat adalah kemampuannya untuk menurunkan ketersediaan elemen seng.

Kemampuan asam fitat dalam mengikat ion-ion logam akan hilang bila gugus fosfatnya dihidrolisis. Asam fitat dapat dihidrolisis oleh enzim fitase menjadi inositol dan asam fosfat. Hal tersebut akan meningkatkan ketersediaan fosfor bagi tubuh dan menghilangkan kemampuan fitat untuk berikatan dengan mineral. Secara alami, enzim fitase terdapat pada jaringan tanaman dan hewan, sebagian besar kapang, dan beberapa bakteri. Karena manusia tidak mempunyai kemampuan memproduksi enzim fitase, konsumsi kacang-kacangan yang mengandung fitat tinggi harus dihindari.


Asam Fitat pada Beras


Beras yang sehari-hari dikonsumsi adalah beras giling, yang diperoleh melalui proses penggilingan. Penggilingan dimulai dengan pembersihan gabah dari kotoran yang tidak diinginkan. Setelah gabah bersih lalu dilakukan proses dehulling, yaitu pengupasan sekam dari butir beras. Beras yang telah dihilangkan sekamnya disebut beras pecah kulit (BPK). Sebelum dikonsumsi, BPK umumnya disosoh untuk menghilangkan lapisan dedak dan bekatul yang masih menempel agar beras menjadi bersih. Secara keseluruhan, porsi dedak adalah 5-7% dari bobot BPK. Lapisan luar beras (aleuron) yang tersosoh selama proses penyosohan merupakan bagian terpenting dari mutu gizi beras. 

Namun, hasil penelitian menunjukkan bagian beras yang tersosoh juga mengandung senyawa antigizi, yang merupakan faktor pembatas penyerapan zat-zat gizi yang diperlukan tubuh. Bekatul pada lapisan aleuron banyak mengandung zat antigizi, antara lain asam fitat yang akan menurunkan nilai cerna protein beras dan mengikat mineral penting bagi tubuh.

Asam fitat (phytic acid) merupakan senyawa kimia yang bersifat antinutrisi bagi tubuh manusia. Apabila asam fitat yang terkadung dalam makanan (beras) jumlahnya cukup tinggi, maka akan menyebabkan makanan tersebut akan sulit untuk dapat diserap dan dicerna oleh tubuh.


Monday, July 15, 2013

kandungan Gizi Bekatul Beras


Bekatul adalah bagian terluar dari bagian bulir yang terbungkus oleh sekam. Bulir adalah buah sekaligus biji berbagai tumbuhan serealia sejati, sepertipadi, gandum, dan jelai. Istilah bekatul terutama disematkan kepada padi, karena serealia inilah yang dikenal dalam budaya Nusantara. Namun demikian, bekatul dapat diperoleh pula dari jagung, gandum, milet, serta jelai.

Bekatul Beras
Asal-usul bekatul secara anatomi adalah lapisan aleuron dan sebagian perikarp yang terikut. Aleuron adalah lapisan sel terluar yang kaya gizi dariendospermium, sementara perikarp adalah bagian terdalam dari sekam. Bekatul padi dapat dilihat pada beras yang diperoleh dari penumbukan. Proses pemisahan bekatul dari bagian beras lainnya dikenal sebagai penyosohan (polishing) untuk memperpanjang masa penyimpanan beras, sekaligus memutihkannya.

Kandungan gizi bekatul dikenal luas sejak ditemukannya vitamin B1 (tiamin) dari beras yang belum disosoh, yang bila dikonsumsi terbukti menekan frekuensi penyakit beri-beri oleh Dr. Eijkman. Kandungan gizi lainnya adalah serat pangan, pati, protein, serta mineral. Selain kaya dengan kandungan gizinya, bekatul dikenal juga dengan berbagai banyak manfaat untuk kesehatan kita.


Isi Kandungan Gizi Bekatul Beras - Komposisi Nutrisi Bahan Makanan

Bekatul Beras adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Bekatul Beras mengandung energi sebesar 275 kilokalori, protein 12,6 gram, karbohidrat 54,6 gram, lemak 14,8 gram, kalsium 32 miligram, fosfor 2000 miligram, dan zat besi 14 miligram. Selain itu di dalam Bekatul Beras juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,82 miligram dan vitamin C 0 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Bekatul Beras, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

Informasi Rinci Komposisi Kandungan Nutrisi/Gizi Pada Bekatul Beras :
Nama Bahan Makanan : Bekatul Beras
Nama Lain / Alternatif : Katul Beras 
Banyaknya Bekatul Beras yang diteliti (Food Weight) = 100 gr 
Bagian Bekatul Beras yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 100 %
Jumlah Kandungan Energi Bekatul Beras = 275 kkal
Jumlah Kandungan Protein Bekatul Beras = 12,6 gr
Jumlah Kandungan Lemak Bekatul Beras = 14,8 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Bekatul Beras = 54,6 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Bekatul Beras = 32 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Bekatul Beras = 2000 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Bekatul Beras = 14 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Bekatul Beras = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Bekatul Beras = 0,82 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Bekatul Beras = 0 mg
Khasiat / Manfaat Bekatul Beras : - (Belum Tersedia) 
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : B 
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

Keterangan :
Riset/penelitian pada Bekatul Beras yang berbeda bisa menghasilkan perbedaan hasil yang didapat karena berbagai faktor yang mempengaruhi. Mohon maaf apabila ada kesalahan atau kekurangan pada informasi daftar komposisi bahan makanan Bekatul Beras ini. Semoga informasi kandungan gizi/nutrisi Bekatul Beras ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Terima Kasih


Sumber : keju.blogspot.com dan wikipedia

Manfaat Bekatul Bagi Kesehatan


Bekatul atau rice brand adalah lapisan luar dari beras hasil penggilingan padi dan mengandung komponen bioaktif pangan yang amat baik buat kesehatan. Bekatul mengandung protein, mineral, lemak atau asam lemak esensial, Phytosterosis, Polyphenois, Phospholipids, Beta-sitosterol, Co-enzyme Q10, Omega 3 Fatty Acids, Omega 6 Fatty Acids dan Oteic Acid, Dietery Fibres (serat pencernaan). 

Bekatul juga mengandung vitamin complex (Tocopherols, Tocotrienols, Gamma-Oryzanol), vitamin B complex (B1, B2, B3, B5, B6 dan B15/Vital antioksidan) serta nutrisi penting lain yang memiliki khasiat luar biasa sebagai penangkal penyakit-penyakit degeneratif. Berikut manfaat dari bekatul antara lain: 

1. Kencing manis
2. Darah tinggi
3. Kolesterol tinggi
4. Pengapuran pembuluh darah
5. Serangan jantung karena penyumbatan pembuluh darah
6. Gangguan aliran pembuluh darah jantung
7. Asma
8. Memperbaiki fungsi hati
9. Encok
10. Gairah sex
11. Gejala sering sakit kepala
12. Sering berdebar jantung
13. Rasa pegal otot
14. Gangguan pencernaan
15. Sembelit, susah buang air besar
16. Peningkatan daya tahan fisik
17. Penuaan dini
18. Kegemukan
19. Mengatasi haid tidak teratur
20. Meningkatkan kesuburan
21. Kista Ovarium

Mengkonsumsi bekatul guna mengobati penyakit, haruslah dilakukan secara bertahap. Jika dilakukan sewaktu-waktu hasilnya kurang maksimal. Biasanya dengan cara diminum seperti minum teh atau minum kopi-susu. Waktu 3 bulan paling sedikit guna penyembuhan penyakit, diminum setiap pagi dan sore. Bila untuk penjaga stamina atau kesehatan bisa di konsumsi setaip hari. Bermanfaat menambah kekuatan dan tidak mudah pusing serta tidak gampang capek. 

Bekatul dapat diminum dengan teh hangat caranya bekatul yang masih baru dan halus sebanyak dua sendok makan sekitar 20-30 gram, dicampur dengan teh agak kental, gula secukupnya, diseduh dengan satu gelas air hangat atau lebih baik air mendidih. Apabila menginginkan bekatul dapat dicampur dengan susu. Siapkan Bekatul yang sudah disaring dengan halus sebanyak dua sendok makan sekitar 20-30 gram. Dicampur dengan segelas susu segar atau susu instant yang sudah diseduh dengan air hangat, bisa pula ditambahkan gula. Diaduk sampai rata. Diamkan sampai agak dingin. 

Sedangkan untuk menjaga kesehatan atau stamina dapat mencoba mencampurkan 30 gram sehari sekitar 15 gram di pagi dan sore hari atau sekaligus 30 gram pagi. Campur dengan satu gelas air panas atau air termos. Agar lebih enak, tambahkan gula merah, gula putih, gula obat bagi penderita DM, susu, cokelat, sup, bubur kacang hijau, havermut, mi instan, santan kelapa, dan lain-lain. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan selamat mencoba! (Eunike Maharani/YSH)

sumber : http://news.liputan6.com

SEBARKAN INFORMASI INI